Selasa, 16 Januari 2018

Server Side Programming


  1. Client Side dan teknologi Server Side
Sisi klien teknologi berarti bahwa itu dioperasikan oleh klien dalam hubungan client server dalam jaringan komputer.Sebuah aplikasi komputer (web browser) adalah sebuah program klien yang berjalan pada komputer lokal dan terhubung ke server. Operasi mungkin dilakukan sisi klien karena mereka memerlukan akses ke informasi atau fungsi yang tersedia pada klien tetapi tidak pada server. Pengguna melakukan operasi tanpa mengirim data melalui jaringan; itu tidak begitu memakan waktu dan berisiko daripada dilakukan di server.Web browser modern dapat meminta dan menerima data menggunakan HTTP (HyperText Transfer Protocol) dan FTP (File Transfer Protocol) protokol.
Pengguna dapat memilih sejumlah program klien atau menulis server sendiri, klien, dan protokol komunikasi, yang hanya dapat digunakan bersama-sama.Seperti sisi klien pemrograman seperti Javascript dapat digunakan untuk menjalankan pemeriksaan pada nilai-nilai bentuk dan mengirim peringatan ke browser pengguna. Kerugian dari sisi klien teknologi adalah batas kontrol dan sistem operasi serta web browser masalah.Program yang tidak mengirim atau menerima data melalui jaringan tidak klien, sehingga operasi program tersebut tidak sisi klien operasi.Server-side operasi dilakukan oleh server dalam hubungan dengan klien dalam jaringan komputer.
Server-side teknologi melakukan operasi pengolahan dan penyimpanan data dari client ke server, yang dapat dilihat oleh sekelompok klien.Server adalah sebuah program perangkat lunak (web server), untuk server jauh, bahwa komputer lokal dapat meraih tujuan yang berbeda. Dalam hal ini komputer lokal menuntut akses ke informasi atau fungsi pada server untuk melakukan operasi.Klien-sisi pemrograman pada komputer klien memiliki beberapa keunggulan seperti risiko keamanan yang lebih sedikit. Masih pemrograman sisi server lebih aman dan lebih disukai oleh kebanyakan programmer. Server-sisi pemrograman menawarkan lebih banyak kemungkinan untuk bahasa dari sisi klien.Ajax adalah contoh yang baik dari teknologi yang menggunakan kedua script sisi klien dan server-side scripting. Ajax bertindak seperti script sisi klien yang memanggil script sisi server. Ini adalah teknologi baru mencoba dan layak yang akan menghemat waktu dan upaya.

  1. Pengertian Client Side Dan Server Side
Server side merupakan teknologi webpage yang menerapkan jenis pemrograman web dimana semua sintaks dan perintah program yang diberikan akan dijalankan/diproses di web server, kemudian hasilnya dikirimkan ke browser pengguna dalam bentuk HTML biasa. Sehingga pengguna tidak dapat melihat kode asli yang ditulis dalam bentuk server side programming seperti; CGI/Perl Active Server Page, PHP, Cold Fussion dan lain-lain. Contoh lain dari teknologi webpage yang bersifat server side adalah mesin pencari(search engine).
Server Side bertolak belakang dengan Clien Side, semua program yang diminta oleh browser akan dieksekusi dari server tersebut, pengunjung hanya mendapat informasi dari hasil olahannya, sistem ini lebih aman daripada Clien Side. Contoh:PHP,ASP,ASP dot net,Java Server Net,Java Server Page,dll.
    Client Side merupakan teknologi webpage yang menerapkan jenis pemrograman web dimana semua sintaks dan perintah program dijalankan di web browser sehingga ketika client meminta dokumen yang mengandung script, script tersebut akan diambil dari web server kemudian dijalankan di web briwser yang bersangkutan. Contoh dari Client Side Programming seperti : Java Script, VbScript, HTML.
      Perbedaan utama server-side dan client server
    Perbedaan utama server-side programming dan client server programming adalah tempat mengeksekusi skripnya. Pada client server programming, skrip dieksekusi di browser sedangkan server side programming dieksekusi di client (web browser)

CLIENT SIDE
Karakteristik client side scripting

  1. Kode program didownload bersama dengan halaman web
  2. Bersifat interpreter dan diterjemahkan oleh browser
  3. Model eksekusinya simple dan skrip dapat dijadikan satu dengan HTML






Berikut cara kerja Client Side:
Pengunjung web mengklik salah satu link dari web dan browser membaca perintah pengunjung untuk memangil alamat web yang dituju.
Setelah itu browser akan mengalihkan ke halaman yang dituju oleh pengunjung web.
Contoh aplikasi Client Side :

  • Css
  • Jquery
  • Javascript,dll



Kelebihan dan kekurangan dari client side programming adalah :
Kelebihan Client-Side-Scripting

  1. Tidak perlu server khusus untuk menjalankannya
  2. Eksekusi script lebih cepat
  3. Tidak membebani kinerja web server
Kekurangan Client-Side-Scripting
  1. Harus di support oleh browser dari pihak client
  2. Script dapat ditiru
  3. Dari segi keamanan kurang dapat diandalkan



SERVER SIDE
Karakteristik server side programming :

  1. Ada client yang meminta request
  2. Eksekusi program dilakukan di server
  3. Mengirimkan hasil ke client



Cara kerja Server side :
jika kita melakukan interaksi dengan halaman web maka browser akan mengirimkan perintah ke server,  kemudian server akan merespon dan melaukan perintah yang diberi kemudian server akan mengirimkan kembali data/ perintah dari  browser, dan browser akan menampilkan data/ perintah tersebut.






Keuntungan server side programming :
Cross platform : tidak tergantung dengan browser tertentu

  1. Optimasi danpemeliharaan dilakukan di browser
  2. Dapat mengakses database dan tidak tergantung dengan keamanan
  3. Menambah kekuatan server
  4. Kode program aman



Aplikasi yang sering digunakan oleh server side programming

  1. Search engines
  2. Database access
  3. Chat & bulletin board service



Dalam pembuatan web teknologi server side dibutuhkan server seperti xampp, wam, iis dan lain sebagainya. Contoh teknologi server side :

  1. Asp
  2. Php
  3. Jsp
  4. Phyton,dll



Kelebihan dan kekurangan dari Server side programming adalah :
Kelebihan Server-Side-Scripting

  1. Data lebih aman
  2. Susah untuk ditiru karena script di jalankan di server
  3. Dari segi keamanan lebih menjamin dibandingkan dengan Client-Side-Scripting
Kekurangan Server-Side-Scripting
  1. Memerlukan Server khusus untuk menjalankannya
  2. Menambah beban kerja server
  3. Agak lambat jika dibandingkan dengan Client-Side-Scripting karena script di terjemahkan di server kemudian tampilan di load di client

Pengertian Client Side Dan Server Side Program


Server Side merupakan teknologi webpage yang menerapkan jenis pemrograman web dimana semua sintaks dan perintah program yang diberikan akan dijalankan/diproses di web server, kemudian hasilnya dikirimkan ke browser pengguna dalam bentuk HTML biasa. Sehingga pengguna tidak dapat melihat kode asli yang ditulis dalam bentuk server side programming seperti; CGI/Perl Active Server Page, PHP, Cold Fussion dan lain-lain. Contoh lain dari teknologi webpage yang bersifat server side adalah mesin pencari(search engine).


Server Side bertolak belakang dengan Clien Side, semua program yang diminta oleh browser akan dieksekusi dari server tersebut, pengunjung hanya mendapat informasi dari hasil olahannya, sistem ini lebih aman daripada Clien Side, bagi Anda mungkin akan segera berminat untuk menggunakan sistem Server Side, Eeeeiiiiit! tunggu dulu bro! semua ada harganya, untuk membangun Server Side diperlukan kapasitas server yang cukup besar dan berbagai tambahan herdware untuk menampung data. Tapi bagi Anda yang ingin membangun situs besar dan cukup berpengaruh dalam dunia Internet maka sistem mutlak dperlukan, harga yang mahal untuk membangun sistem Server Side tidaklah seberapa bila dibandingkan dengan hancurnya situs Anda ketika situs Anda sedang menjaya yang disebabkan oleh golongan orang yang iri dan ingin mengakhiri kejayaan Anda.

Client Side merupakan teknologi webpage yang menerapkan jenis pemrograman web dimana semua sintaks dan perintah program dijalankan di web browser sehingga ketika client meminta dokumen yang mengandung script, script tersebut akan diambil dari web server kemudian dijalankan di web briwser yang bersangkutan. Contoh dari Client Side Programming seperti : Java Script, VbScript, HTML. 

HTTP

Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasiyang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia. Penggunaannya banyak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks, yang kemudian membentuk World Wide Web pada tahun 1990 oleh fisikawan InggrisTim Berners-Lee. Hingga kini, ada dua versi mayor dari protokol HTTP, yakni HTTP/1.0 yang menggunakan koneksi terpisah untuk setiap dokumen, dan HTTP/1.1 yang dapat menggunakan koneksi yang sama untuk melakukan transaksi. Dengan demikian, HTTP/1.1 bisa lebih cepat karena memang tidak usah membuang waktu untuk pembuatan koneksi berulang-ulang.


Pengembangan standar HTTP telah dilaksanakan oleh Konsorsium World Wide Web (World Wide Web Consortium/W3C) dan juga Internet Engineering Task Force (IETF), yang berujung pada publikasi beberapa dokumen Request for Comments (RFC), dan yang paling banyak dirujuk adalah RFC 2616 (yang dipublikasikan pada bulan Juni1999), yang mendefinisikan HTTP/1.1.
Dukungan untuk HTTP/1.1 yang belum disahkan, yang pada waktu itu RFC 2068, secara cepat diadopsi oleh banyak pengembang penjelajah Web pada tahun 1996awal. Hingga Maret 1996, HTTP/1.1 yang belum disahkan itu didukung oleh Netscape 2.0Netscape Navigator Gold 2.01Mosaic 2.7Lynx 2.5, dan dalam Microsoft Internet Explorer 3.0. Adopsi yang dilakukan oleh pengguna akhir penjelajah Web pun juga cepat. Pada bulan Maret 2006, salah satu perusahaan Web hosting melaporkan bahwa lebih dari 40% dari penjelajah Web yang digunakan di Internet adalah penjelajah Web yang mendukung HTTP/1.1. [1]Perusahaan yang sama juga melaporkan bahwa hingga Juni 1996, 65% dari semua penjelajah yang mengakses server-server mereka merupakan penjelajah Web yang mendukung HTTP/1.1. Standar HTTP/1.1 yang didefinisikan dalam RFC 2068 secara resmi dirilis pada bulan Januari 1997. Peningkatan dan pembaruan terhadap standar HTTP/1.1 dirilis dengan dokumen RFC 2616 pada bulan Juni 1999.
HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara klien dan server. Sebuah klien HTTP (seperti web browser atau robot dan lain sebagainya), biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan ke port tertentu di sebuah server Webhostingtertentu (biasanya port 80). Klien yang mengirimkan permintaan HTTP juga dikenal dengan user agent. Server yang meresponsnya, yang menyimpan sumber daya seperti berkas HTML dan gambar, dikenal juga sebagai origin server. Di antara user agent dan juga origin server, bisa saja ada penghubung, seperti halnya proxygateway, dan juga tunnel.



HTTP tidaklah terbatas untuk penggunaan dengan TCP/IP, meskipun HTTP merupakan salah satu protokol aplikasi TCP/IP paling populer melalui Internet. Memang HTTP dapat diimplementasikan di atas protokol yang lain di atas Internet atau di atas jaringan lainnya. seperti disebutkan dalam "implemented on top of any other protocol on the Internet, or on other networks.", tapi HTTP membutuhkan sebuah protokol lapisan transport yang dapat diandalkan. Protokol lainnya yang menyediakan layanan dan jaminan seperti itu juga dapat digunakan.."[2]
Sumber daya yang hendak diakses dengan menggunakan HTTP diidentifikasi dengan menggunakan Uniform Resource Identifier (URI), atau lebih khusus melalui Uniform Resource Locator (URL), menggunakan skema URI http: atau https:.

Sesuai dengan perkembangan infrastruktur internet maka pada tahun 1999dikeluarkan HTTP versi 1.1 untuk mengakomodasi proxycache dan koneksi yang persisten.

ARSITEKTUR WEB



A. Defenisi Arsitektur Web
Pendekatan secara teknis dalam membuat desain website yang menekankan pada sisi estetis dan fungsionalitasnya. Hal ini tentunya akan membutuhkan perhatian yang lebih konten website, business plan, kegunaan, dan juga interface desain arsitektur web.
B. MVC
MVC merupakan pola yang paling sering digunakan oleh developer website di seluruh dunia. Pola MVC memisahkan sebuah aplikasi, khusunya aplikasi website menjadi tiga bagian, yaitu.
  1. Model
Model berperan untuk mengelola data, menyimpan dan mengambil entity yang digunakan aplikasi dari sebuah database.
  1. View
View memiliki fungsi untuk menampilkan data yang sebelumnya diolah oleh model. Berhubungan kepada interface akhir aplikasi.
  1. Controller
Controller berguna sebagai penghubung agar model dan view dapat bekerka sama. Controller menerima request dari client, lalu memanggil model untuk melakukan operasi, kemudian mengirimkan data pada view. Akhirnya view akan menampilkan data tersebut dalam bentuk sebuah halaman html.
  1. Aliran Proses Kontrol

C. Komponen Arsitektur Web Dasar
  1. Client –> Merupakan pengguna browser yang mengoperasikan aplikasi web.
  1. Firewall –> Software atau aplikasi yang mengatur, mengamankan, dan memfilter komunikasi yang sedang terjadi pada jaringan.
  1. Proxy –> Digunakan untuk menyimpan halaman website pada suatu cache serta sebagai user tracking.
  1. Web Server –> Aplikasi yang menerima request dari client. Web server juga mendukung protokol aplikasi Web seperti HTTP dan HTTPS.
  1. Database Server –> Server yang menyediakan akses ke database.
  1. Media Server –> Komponen yang menyediakan layanan untuk akses media yang memiliki data besar, seperti audio dan video.
  1. Content Management Server –> Server yang menangani konten semi terstruktur yang dapat diakses oleh aplikasi. Misalnya dokumen XML.

D. Perbedaan MVC dan n-Tier
MVC merupakan metode untuk membuat sebuah aplikasi website dengan memisahkan antara data (model), tampilan (view), dan cara memrosesnya (controller). Dengan menggunakan MVC developer aplikasi akan memisahkan aplikasi, khususwa web menjadi beberapa bagian yaitu manipulasi data, interface, dan bagian pengendali (control).
Sedangkan N-Tier merupakan arsitektur client server dimana presentasi, pemrosesan aplikasi, dan data fungsi manajemen secara logis dipisahkan. Huruf n pada n-tier menunjukan variabel yang dapat berisi angka sebanyak apapun.

E. n-Tier
1. Istilah Umum
a. Tier –> Tier berarti tingkatan. Aplikasi dengan menggunakan metode n-Tier akan memiliki beberapa tingkatan di dalamnya.
b. Layer –> Layer memiliki aplikasi yang berfungsi sebagai antarmuka yang memungkinkan programmer untuk mengakses data yang ada di dalamnya (data layer). Data dapat berupa free table, basis data (MS Access, DBF), basis data SQL ataupun berkas XML. Aplikasi antarmuka bagi data tersebut merupakan aplikasi yang dapat membaca data.
c. Procces  Process layer merupakan inti sebuah aplikasi. Dalam lapisan ini kode SQL ditulis untuk kemudian dikirimkan ke lapisan data. Setelah data layer membalas dengan mengirimkan data yang diminta maka, data tersebut dikirimkan ke presentation layer untuk ditampilkan ke pengguna.
2. Jenis
a. 1 atau 2 Tier
1 tier (single tier) memiliki konsep yaitu semua komponen pada sistem dijalankan di komputer yang sama. Keuntungannya adalah model yang sederhana, mudah digunakan pengguna (user) dan paling sedikit memiliki alternatif. Kerugian single tier adalah skalanya kecil, susah diamankan, tidak memungkinkan adanya re-usable component dan code. Contoh penggunaan single tier adalah suatu aplikasi yang dijalankan pada komputer desktop dan tersimpan pada folder di komputer tersebut.
2 tier (two tier) memiliki konsep aplikasi ditempatkan pada komputer client dan mesin database dijalankan pada server jarak-jauh. Dengan menggunakan konsep two tier, maka kita telah menggunakan dua lapisan, yaitu client dan server. Two tier memiliki keuntungan yaitu mudah, database ditangani secara khusus, dan relatif sederhana. Kerugiannya yaitu skalabilitas kurang, tingkat keamanannya sangat kurang, dan lebih mahal. Contohnya adalah aplikasi web berbasis database. Client akan melakukan request melalui web browser untuk mengakses databasenya. Lalu web server akan merespon request tersebut dengan mencari apakah database yang diminta ada atau tidak pada server.
b. 3 Tier
Terdapat application server yang antara client dan database server. Contoh dari Application server adalah IIS, WebSphere, dan sebagainya. Biasanya, implementasi arsitektur Three Tier terkendala dengan network bandwidth. Karena aplikasinya berbasiskan web, maka application server selalu mengirimkan Web. Keuntungan three tier adalah independensi (jika terjadi kesalahan pada salah satu lapisan tidak akan menyebabkan lapisan lain ikut salah), jika terjadi perubahan tidak memengaruhi lapisan yang lain baik server atau pun client, komunikasi web server dan database server optimal. Namun kerugiannya adalah lebih susuah dalam perancangannya, lebih susah untuk mengatur aplikasinya, dan juga biayanya lebih mahal.
c. N-Tier
Metodenya mirip dengan three tier. Bedanya, pada n-Tier akan diperjelas bagian user interface dan data processing. Yang membedakan arsitektur ini adalah dengan adanya business logic server. Database server dan bussines logic server merupakan bagian dari data processing, sedangkan application server dan client merupakan bagian dari use interface. Keuntungannya adalah bussiness logic yang mudah diimplementasikan dan dipelihara, client dapat mengakses berbagai tipe DBMS yang berbeda-beda secara transparan, dapat dikembangankan tanpa perlu banyak dari program (skalabilitas), dapat berjalan pada banyak sistem tanpa harus banyak mengubah program tersebut (probabilitas). Kerugiannya adalah query yang dilakukan harus memanggil prosedur yang telah dibuat, serta biaya yang lebih mahal.

Konsep Dasar Perancangan Web



Perancangan web atau yang sering dikenal dengan Web Design adalah istilah umum yang digunakan untuk mencakup bagaimana konten web ditampilkan, biasanya berupa hypertext atau hypermedia yang dikirimkan ke pengguna akhir melalui World Wide Web, dengan menggunakan sebuah browser. Tujuan dari web design adalah untuk membuat website atau sekumpulan konten online termasuk dokumen dan aplikasi yang berada pada server web / server. Sebuah website dapat berupa sekumpulan teks, gambar, suara dan konten lainnya, serta dapat bersifat interaktif ataupun statis.Namun sebelum merancang sebuah web kita perlu tahu Konsep dasar perancangan web terlebih dahulu, yang akan saya jelaskan dibawah ini.
Pengertian Web
Web adalah aplikasi yang berisikan dokumen-dokumen multimedia (teks, gambar, animasi, video) di dalamnya, yang menggunakan protokol HTTP (HyperText Transfer Protocol). Untuk mengakses nya menggunakan browser (Firefox, Chrome, Safari, Opera, dll).
Pengertian Situs Web
Situs web yaitu kumpulan dari halaman web yang sudah dipublikasikan di jaringan internet dan memiliki domain/url yang dapat diakses semua pengguna Internet dengan cara mengetikkan alamatnya.
Istilah-istilah Dalam Perancangan Web
HTTP
HTTP (HyperText Transfer Protocol) adalah protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam World Wide Web (WWW).
WWW
World Wide Web adalah halaman-halaman website yang dapat saling terkoneksi satu dengan lainnya (hyperlink) yang membentuk samudra belantara informasi.
URL
Uniform Resource Locator adalah rangkaian karakter menurut suatu format standar tertentu, untuk menunjukkan alamat suatu sumber seperti dokumen dan gambar di Internet.
URI
Uniform Resource Identifier adalah sebuah untaian karakter untuk mengidentifikasi nama, sumber, atau layanan di Internet.
Perbedaan URL DAN URI  
URL 
– URL digunakan oleh browser untuk mengidentifikasi sumberdaya di Internet yang dituliskan dalam satu baris teks.
– URL dapat dikatakan sebagai bagian dari URI.
– URL menunjuk ke suatu halaman web menggunakan “scheme” tanpa code fragment.
Contoh : http://www.ujicoba.org/testing1.htm
URI
– URI digunakan oleh browser untuk mengidentifikasi dokumen tunggal dan dituliskan dalam satu baris teks.
– URI digunakan untuk mengidentifikasi suatu resource dengan lokasi atau nama, atau keduanya.
– URI menunjuk ke suatu halaman web termasuk lokasicode fragment (jika ada) dan “scheme”.
Contoh : http://www.ujicoba.org/testing1.htm#satu
“Scheme” menandakan protocol TCP/IP yang digunakan, contohnya adalah HTTP, HTTPS, FTP, NEWS, MAILTO, FILE, TELNET.
HTML
Kelebihan Kekurangan HTML
HTML  sedang dirancang oleh W3C untuk meneruskan kesuksesan  HTML  dan XHTML. Nampaknya HTML akan menjadi favorit seperti yang terjadi pada DOCTYPE sejuta umat, XHTML 1.0 Transitional.
Kelebihan dan kekurangan HTML
Beberapa kelebihan yang dijanjikan pada HTML :
* Dapat ditulis dalam sintaks HTML (dengan tipe media text/html) dan XML.
* Integrasi yang lebih baik dengan aplikasi web dan pemrosesannya.
* Integrasi (‘inline’) MathML dan SVG dengan doctype yang lebih sederhana.
* Penulisan kode yang lebih efisien.
* Dapat dimengerti oleh peramban lawas (backwards compatible). Sehingga istilah ‘deprecated’ tidak akan diperlukan lagi.Yang masih diperdebatkan dalam pengembangan HTML 5:
* Makna semantik beberapa elemen presentasioal.
* Fitur aksesibilitasnya. Seperti atribut alt dan summary.
Contoh HTML
Kesederhanaan HTML :
————————————————————————————————————-
<!doctype html>
<html>
<head>
<meta charset=”UTF-8″>
<title>Contoh dokumen HTML 5</title>
</head>
<body>
<p>Teks paragraf disini.</p>
</body>
</html>
————————————————————————————————————–
Yang menarik dari kesederhanaan kode di atas:
* Tidak perlu lagi memakai <meta http-equiv=”Content-Type” content=”text/html; charset=UTF-8″>. Walau tag meta tersebut masih diijinkan digunakan.
* Deklarasi <!DOCTYPE html> adalah ‘case-insensitive’. Tidak harus huruf besar/kapital semua.
Sebagai XML, dengan tipe media application/xhtml+xml atau application/xml, HTML cukup dideklarasikan dengan format tambahan:
di atas elemen head.
Halaman web lain yang sudah memakai HTML, diantaranya:
* Bruce Lawson
* Anne van Kesteren
* HTML Test Page (Dani Iswara .Net). (Tentatif) Valid HTML versi W3C.
Bukan kebetulan dua orang teratas adalah staf (peramban) Opera. ðŸ™‚
Elemen baru di HTML
Demi mewujudkan struktur halaman web yang lebih baik semantik dan aksesibilitasnya, dikenalkanlah beberapa elemen baru, diantaranya:
* section serupa seperti h1-h6.
* article bisa berupa entri blog atau tulisan konten.
* aside menyajikan konten pelengkap.
* header bisa menyajikan judul, deskripsi, bahkan nav untuk navigasi.
* footer berisi catatan kaki seperti informasi hak cipta, penulis, kontak, dan sebagainya.
* dialog yang dikombinasikan dengan dt dan dd (seperti pada halaman FAQ) dapat digunakan untuk menyajikan percakapan.
* yang fenomenal adalah penggunaan elemen figure, video, audio, source, embed, canvas, dan elemen terkait berkas multimedia lainnya.
Atribut baru di HTML
Dikenalkan pula beberapa atribut baru, seperti:
* atribut media, ping pada elemen pranala,
* autofocus, placeholder, required, autocomplete, dan sebagainya, terkait elemen input dan form,
* reversed pada elemen ol untuk urutan besar ke kecil.
Perubahan makna elemen
Ada beberapa elemen yang berubah makna, diantaranya:
* Elemen b dilegalkan sebagai tipografi penegas, seperti pada kata kunci yang ingin ditonjolkan, tidak ‘deprecated’ (bukan fitur yang dianggap usang). Tidak lebih dari itu. Jadi tetap tidak bermakna semantik tertentu. Hal yang sama berlaku pula untuk elemen i.
* Elemen strong menegaskan level kepentingan, bukan sekadar penekanan emphasis lagi.
* Elemen hr dapat digunakan untuk memisahkan level paragraf sesuai pokok pikirannya.
* dan lain-lain.
Elemen dan atribut yang tidak digunakan
Berikut ini beberapa elemen dan atribut yang tidak lagi muncul pada HTML :
* center,
* font,
* strike, u, big,
* frame, frameset, noframes,
* acronym,
* longdesc,
* scope pada td,
* dan sebagainya.
Kesiapan peramban
Peramban bermesin Presto (Opera) versi terbaru nampak lebih banyak mendukung elemen baru HTML. Sementara peramban berbasis Gecko (Firefox dan turunannya), WebKit (Safari, Chrome, Midori), dan Trident (Internet Explorer) versi terbaru baru mendukungsebagian fitur HTML.

Pengertian Perancangan Website

Perancangan


Perancangan adalah suatu proses untuk membuat suatu website, baik yang berhubungan dengan internet ataupun tidak berhubungan.
            Website adalah tempat penyimpanan data dan informasi dengan berdasarkan topik tertentu. Website disebut juga dengan web atau Homepage.
            Untuk mempermudah website tersebut, perancangan website harus diskripsi tentang website yang akan dibuat. Diskripsi ini kemudian akan menjadi bahan diskusi antara perancang website dan pengguna website.
            Tujuan dari perancangan website ini ialah untuk merancang kebutuhan website yang diinginkanoleh pemakai serta membuat gambaran yang jelas. Langkah-langkah perancang website tersebut adalah:
  1. Mengadakn survei untuk mengetahui kebutuhan pemakai
  2. Membuat diskripsi kebutuhan website
  3. Merancang desain yaitu mengimplementasikan model yang diinginkan oleh sipemakai
  4. Melakukan implementasi dengan mempresentasikan dasain ke dalam program
  5. Mengadakn uji coba yaitu menguji seluruh spsesifikasi terstruktur
  6. Melakukan instalasi yaitu pemasangan perangkat sistem

2.1.2 Pengertian dan Sejarah Internet
Internet adalah sumber daya informasi yang menjangkau seluruh dunia. Dimana antara satu komputer dengan komputer lain didunia (world wide) dapat saling berhubungan atau berkomunikasi. Internet merupakan forum global yang tidak membatasi negara, birokasi, manusia dan waktu, sehingga antar manusia dapat saling bertukar informasi dan dapat memberdayakan informasi. Internet tersebut adalah suatu jaringan  antar komputer yang saling terhubung dengan media penghubung (misalnya satelit atau frekuensi radio) sehingga komputer-komputer tersebut dapat saling bekomunikasi.Bahasa komunikasi dalam internet dikenal dengan TCP / IP (TransmissionConrol Protocol / Internet Protocol) jaringan internet sukses dikembangkan dan diuji coba pertama kali pada tahun 1969 oleh US Departement of Defense dalam proyek ARPANET (Advanced Research Project Network). Pada tahun 1990-an perkembangn internet mulai tumbuh dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, apalagi sejak diterapkan TCP / IP (TransmissionConrol Protocol / Internet Protocol).
            Pada tahun 1970 penelitian yang dilakukan di Stanford University menghasilkan sebuah protokol yang disebut TCP / IP. Protokol inilah yang terus berkembang hingga sekarang dan standart dalam internet.
            Protokol adalh sekumpulan aturan berupa instruksi dalam bahasa mesin memungkinkan beberapa komputer dapat saling mengirim data dan menerima data, mengolah penetapan waktu secara konsisten serta mendeteksi terjadinya error. Sedangkan TCP / IP (TransmissionConrol Protocol / Internet Protocol) merupakan sekumpulan protokol yang mengatur komunikasi antar data komputer di internet. Komputer-komputer yang berhubungan ke internet berkomunikasi dengan protokol ini.

2.1.3 WORLD WIDE WEB (WWW)
Sebelum berkembangnya world wide web, internet umumnya hanya digunakan oleh kalangan akademi dari riset saja. Pada tahun 1993 muncul sebuah browser bernama MOSAIK. Sebuah browser world wide web dengan kemampuan grafik pada sebuah platform yang biasa digunakan oleh: X, PC / Windows dan Macinthos. Dan Mosaik mulai menampakkan hasilnya pada tahun itu juga. Perkembangan lalu lintas data world wide web tahun itu mencapai 342000% sementara perkembangan Gopher hanya 997%. Dunia bisnis dan media pun mulai memperhatikan dunia internet karena perkembangan ini. Hadirnya Mosaik ternyata menjadi titik belok perkembangan internet yang hanya digunakan oleh kalangan akademis dan riset yang digunakan oleh orang banyak untuk keperluan bisnis dan hiburan.
            World wide web dan internet sangat berkaitan satu sama lain. Internet adalah suatu jaringan komputer global, sedangkan world wide web bukan sekedar jaringan tetapi didalamnya terdapat suatu aplikasi komunikasi dan sistem perangkat lunak.

2.1.4 HYPER TEXT MARKUP LANGUAGE (HTML)
HTML adalah suatu file teks biasa. Untuk membuat HTML, para programmer menggunakan tool yang masih sederhana sekali yaitu Notepad. HTML memiliki tool-tool yang mempermudah penulisan, kode-kode tersebut tidak perlu dipakai. Kode-kode HTML ditampilkan dalm warna yang berbeda.
            Pada tahun 1996. Macromedia meluncurkan Macromedia Dreamweaver untuk Macintosh dan Windows. Perkembangan Web yang begitu pesat mampu menampilkan berbagai animasi. Program animasi Web, future flash diakui Macromedia dan namanya diubah menjadi flash. Kehebatan flash dalam pembuatan animasi didukung oleh Dreamweaver yang berhasil melampaui ketenaran FrontPage.
Contoh format HTML editor:
                
            <html>
            <head>
            <title>Halaman Utama </title>
            </head>
            <body>
            <h2> Ini adalh heading level 2 </h2>
            <br>
            dan berikut ini adalah <ahref=>
            hyperlink </a> ke homepage Microsoft
            </body>
            </html>
            kode atau deskrip yang dituliskan diantara tanda kurung siku “<>” disebut sebagai tag. Tag <html> merupakan indikator yang memberitahukan bahwa informasi selanjutnya harus diinterpretasikan oleh browser sebagi dokumen HTML.
            Tag <html> ini diakhiri dengan tag </html> sebagi indikator batas akhir dokumen html.
  1. <HTML
     Tag html merupakan tag dasar yang mendefenisikan bahwa dokumen tersebut adalah dokumen html. Tag ini dituliskan pada bagian pertama dan terakhir dalam suatu dokumen html.
  1. <Title>
           Tag title berfungsi untuk memberikan judul pada caption  / title bar jendela tentang  topic dokumen web yang ditampilkan. Tag title ini berada di tag head.
  1. <head>
            Tag ini ditulis setelah tag html. Tag head berfungsi untuk menuliskan keterangan tentang dokumen web yang akan ditampilkan.
  1. <Paragraf>
             Agar kelihatan rapi dan menarik, alangkah baiknya kalu tilisan-tulisan yang cukup panjang disajikan mengikuti kaidah-kaidah penulisan, misalnya satu pikiran utama tersimpan dalam satu paragraf. Untuk setiap paragraf harus dimulai dengan tag </p>. Anda bisa mengatur posisi yang diinginkan dengan menggunakan parameter ALIGN diikuti posisiyang diinginkan. Right untuk meratakan paragraf di kanan, left untuk meratakan posisi di kiri,justify untuk meratakan paragraf sesuai ukuaran halaman dokumen.
  1. <body>
      Semua informasi isi dokumen web yang akan ditampilkan dijendela browser dituliskan pada section. Tag body sendiri mempunyai beberapa parameter tambahan yang biasa digunakan pada tag body antara lain background=”image” berfungsi untuk membuat image sebagai gambaran background dokumen , bgcolor=”color” berfungsi untuk memberi warna background pada dokumen text=”color” berfungsi untuk memberi warna pada hyperlink yang telah dikunjungi, dan link=”color” berfungsi untuk memberi warna pada hyperlink yang aktif.
2.1.5 ACTIVE SERVER PAGES
ASP adalah salah satu teknologi yang dikembangkan oleh Microsoft yang diluncurkan sekitar tahun 1995. ASP merupakan suatu skrip yang bersifat server-side yang artinya  segala proses programnya dilakukan diserver sebelum dikirim ke client. Client akan menerima hasil output dalam bentuk HTML. Server-side merupakan kebalikan dari client-side, yang seluruh proses programnya dilakukan di client. Bahasa skrip standar yang digunakan oleh ASP adalah Microsoft VBScript dan Microsoft JavaScript. Pada client-side scripting, client juga menerima script untuk diproses ditempatnya. Dari uraian tersebut dapat kita simpulkan, server-side scripting memiliki kelebihan lebih aman untuk dikembangkan dibandingkan dengan client-side scripting.
            ASP adalah suatu internet framwork yang dapat digunakan untuk membuat web dinamis. Tidak disangkal lagi bahwa aplikasi yang banyak digunakan adalah ASP. ASP yang berhubungan dengan database, baik menggunakan Microsoft Access database hingga SQL sever ORACLE database. Scripting yang paling banyak digunakan dalam menulis ASP adalah VBScript.
            ASP berjalan di dalam lingkungan Internet Informasi Server 2.0 ke atas dan Personal Web Server (PWS). Internet Information Server dijalankan dengan sistem operasi Windows NT Workstation dan Windows 2000baik profesional, server Advanced server dan data center, semuanya menggunakan Internet Information Server 5.0. Segal jenis browser compatible dengan ASP karena ASP dijalankan di server dan hasil pemprosesannya dalam bentuk plain text. Hasil pemprosesan ini dapat digabungkan dengan tag-tag HTML atau yang lain sehingga bisa kompatibel dengan browser apa saja.

1.Anatomi Halaman ASP
   Halaman ASP dapat dipisahkan menjadi tiga bagian,yaitu:
a. ASP Objects
Sebenarnya, yang dinamakan ASP adlah object, atau lebih tepatnya Component       Object Model, bukan bahasa pemrograman yang sering kita lihat dan kitra dengar. ASP hanya terdiri atas enam object yang sangat sederhana, tetapi karenz digabungkan dengan struktur teknologi Microsoft lainnya,object ini sangat berguna. Keenam object tersebut adalh Aplication, Session, Respone, Request, Server dan ObjectContext.
 b. Bahasa Scripting
Dalam bahasa scripting object-object ASP dimanipulasi dengan yang kita kehendaki. Bahas scripting yang diberikan oleh Microsoft adalah VBScript dan JVScript. Keduanya dapat dipakai untuk menulis script ASP. Tetapi yang biasa digunakan atau standartnya adalh VBSCRIPT dan bahasa ini yang paling banyak dipakai oleh developer ASP di seluruh dunia. Pihak ketiga yang kini mengembangkan PerlScript, Favorit dari mereka yang berpengalaman di Unix jika menggunakan bahasa selain VBSCRIPT, maka harus diberikan pengenal pada baris teratas sebuah halaman ASP sebagai berikut:
<%@LANGUAGE=bahasascript%>
c.Active Server Component
Object ASP hanya sebuah penghubung antara HTML dengan program yang diserver.
2. Web Database
            Seperti sistem database yang lain, web database juga merupakan sistem penyimpanan data yang dapat diakses oleh bahasa pemrograman tertentu. Web dabase dapat diakses oleh aplikasi web yang tentunya lebih bersifat umum. Web database dapat diakses oleh aplikasi-aplikasi web yang dikembangkan dengan kontrol ActiveX, HTML tag dan pemrograman yang bersifat server-side melalui CGI, microsoft IIS (Internet Information Server), atau skrip yang bersifat server-side seperti Microsoft Active Server Pages (ASP).
            Untuk menginterigasikan database ke dalam aplikasi yang dapat diakses pengguna menggunakan web browser yang menjadikan suatu database bisa menjadi web database. Dan web database dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan.
2.1 Struktur Data
      Struktur data berisi dan akan dioperasikan / di proses saat program dijalankan.

      Susunan data yang biasanya terdiri dari:
  1. Name
  2. Type
  3. Width
  4. Decimal
2.2 Type Data
     Type data pada garis besarnya adalah:
  1. Kumpulan dari nilai
  2. Kumpulan dari instruksi
  3.  
     Type Data terbagi dua
      1.   Atomic
           Sifat umum terdapat pada semua bahasa pemograman, tidak bisa diuraikan

      2.  Struktur
            Sifat khusus tidak terdapat pada semua bahasa pemrograman, bisa diuraikan
2.3 Hirarki
      Hirarki adalah untuk menyimpan begitu banyak data. Hirarki lima (5) tingkat terdiri dari:  
  1. Register
Bagian terkecil dari memory
  1. Cache Memory
Satuan uatama dari register yangbberfungsi untuk menyimpan data
  1. Main Memory
Memory utama untuk sistem-sistem level entri hingga yang tertinggi
  1. Data Magnetic
Media penyimpanan yang berukuran lebih besar misalnya; HDD, Disket / FDD, FlashDisk,CD
  1. Disk Pita dan Disk Optik
Untuk menyimpan arsip

2.1.6 Uploding
Setelah kita selesai menyelesaikan website yang cukup panjang dan melelahkan maka sekarang kita pada akhir dari pembutan website. Kita akan membuat aplikasi yang sesungguhnya, situs yang dapat dilihat semua orang karena kita akan mengirimkan hasil kerja yang kita buat pada machine lokal kita ke server www.geoicities.com.
            Karena tidak semua orang memiliki anggaran belanja sendiri untuk membuat situs yang memiliki domain. Lalu apakah manfaat program MX pada mereka? Kalu mereka bukan orang yang ahli dalm bidang designweb sedangkan mereka ingin membuat suatu situs yang tidak perlu bayar akan tetapi ia dapat menyalurkan hobbyna dengan selalu melakukan update pada situs yang ia buat. Jawabnya adalah bahwa MX memberikan kemudahan di dalam membuat aplikasi Ecommerce dan geocities siap membantu mempublikasikan tanpa harus mengeluarkan uang sepersenpun dalm membuat aplikasi web dan memaintanance web anda.

2.2 PEMODELAN SISTEM
2.2.1  Data Flow Diagram (DFD)
Data Flow Diagram (DFD) adalh suatu gambaran sistem secara logika yang sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah adaa atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangjkan lingjkungan fisik dimana tersebut mengalir.
            Peralatan dokumentasikan sistem informasi yaitu menggunakan DFD dan Flowchart untuk menggambarkan komponen logis dan fisik dari sistem informasi tersebut, serta Data Dictionary. Dimana dalam sebuah data dictionary menggambarkan data, file, dan proses dalam sistem informasi.
            Fungsi peralatan dokumentasi sistem informasi adalah sebagai berikut:
  1. Membantu penggambaran sistem untuk melihat dan menganalisa semua masukan dan semua keluaran , serta analisa dokumentasi kerja bagian operasi manajemen dan sistem informasi.
  2. Membantu pembacaan dokumen informasi untuk memahami dan menerangkan sistem informasi yang ada.
  3. Dapat mengarahkan ke evaluasi, perbaikan sistem tersebut.
DFD adalah respresentasi grafik dari sebuah sistem yang menggambarkan komponen sebuah sistem, aliran data komponen tersebut, tujuan, asal, dan penyimpanan dari data tersebut.
DFD adalah diagram menggunakan simbol-simbol sederhana untuk mengilustrasikan aliran data dianatara aktivitas-aktivitas pemrosesn, elemen lingkungan dan elemen-elemen penyimpanan data.
Keuntungan DFD adalah sebagai berikut:
  1. Mendekomposisi, membagi, menyusun sistem ke dalam bagian yang lebih kecil/sederhana.
  2. Mendukung pendekatan moduler yang menggunakan kontrol data yang lebih baik untuk penyusunan sistem dan daesain sistem.

Tipe-tipe DFD
  1. Conteks Diagram (CD)
Conteks Diagram (CD) adalh diagram tingkat atas, yaitu diagram yang paling tidak detail dari sebuah sistem informasi yang menggambarkan aliran data kedalam dan keluar sistem, serta kedalam dan keluar entitas eksternal.
Entitas eksternal adalah entitas yang terletak diluar sistem yang mengirim data atau menerima data dari sistem tersebut.
  1. DFD fisik
      DFD fisik adalah representasi dari sebuah sistem yang menunjukkan entitas internal dan eksternal dari sistem tersebut, dan aliran data kedalam dan keluar dat dari entitas tersebut.
  1. DFD Logis
DFD logis adalah representasi grafik dari sebuah sistem yang menunjukkan proses dalam sistem dan aliran dat ke dalam dan keluar dari proses tersebut. DFD logis mewakili logika sistem yang berfungsi kegiatannya dilakukan oleh sistem, tanpa perlu menspesifikasikan dimana, bagaimana dan ole siapa proses dalam sistem tersebut dilakukan.

2.2.2  Entity Relationship Diagram (ERD)
ERD adalh konseptual yang mendeskripsikan hubungan antar penyimpanan data DFD, karena itu ERD berbeda dengan DFD.
            ERD digunakan untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, karena hal ini relatif komplek, dengan ERD kita dapat menguji model dengan mengabaikan proses yang harus dilakukan.
Entity adalah satu kesatua data atau sekumpulan data yang memeiliki karakterisik yang sama, entity bisa berupa orang, tempat, benda, konsep yang bisa memberikan atau mengandung suatu informasi. Entity mempunyai elemen yang disebut atribut yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik entity, Hubungan entity dapat berhubungan satu dengan yang lain, hubungan ini disebut dengan relasi (Relationship).


2.2.3        Normalisasi
Tujuan desain adalah mengkonstruksi relasi tanpa redundansi. Untuk melakukan ini diperlukan pendefinisian kondisi yang memenuhi relasi tanpa redundansi. Kondisi ini didefinisikan dalam terminologi relasi normal. Relasi seharusnya berada dalam bentuk normal tertinggi dan bergerak dari bentuk normal satu dan seterusnya untuk setiap kali membatasi hanya satu jenis redundansi.
            Ide dasar normalisasi berkaitan erat dengan kunci relasi dan dependensi antar junci. Secara sederhana, relasi seharusnya hanaya menyimpan fakta tentang kunci relasi. Karena itu penting untuk mengerti kunci dan cara dependensi merepresentasikan fakta

2.3      Langkah-Langkah Menyusun Program
2.3.1        Membuat File ASP
File ASP merupakan sebuah file teks dengan ekstansi.asp dan berisi kombinasi dari item-item di bawah ini:
  1. Teks
  2. HTML
  3. Perintah-perintah ASP

2.3.2        ASP Dirrectives
ASP Directives merupakan pernyataan yang menunjukkan ke server cara untuk menangani sebuah file ASP dan diapit oled delimeter <% dan %>.
            Directives yang didukung oleh ASP adalah:
  1. @CODEPAGE
  2. @ENABLESESSIONSTATE
  3. @LANGUAGE
  4. @LCID
  5. @TRANSACTION

2.3.3   Penggunaan Variabel
Pada pembahasan mengenai VBScript telah disebutkan bahwa variabel perlu dideklarasikan terlebih dahulu sebelum digunakan. Pada bagian ini akan dibahas mengenai deklarasi variabel dalam ASP untuk VBScript. Pada file ASP pernyataan option explicit harus diletakkan setelah ASP directives (jika ada) dan sebelum tag HTML yang pertama.

2.3.4        Menggunakan Prosedu
Prosedur yang berbahasa skrip sama dengan bahasa primer menggunakan delimeter <% dan %>, sedangkan prosedur dengan bahasa lain menggunakan tag <SCRIPT>.

2.3.5   Menggunakan Include
Include adalah suatu istilah menyisipkan sebuah file lain kedalam sebuah file ASP. File tersebut berupa file ASP yang lain, file HTML, atau file teks biasa. Jika file yang di-include-kantersebut tidak berdiri sendiri atau dengan kata lain keberadaan file tersebut memang hanya sebagai include, maka umunya file tersebut akan diberi ekstensi.Nc

2.3.6        Komponon dan Objek ASP
Komponen yang digunakan dalam ASP sebagian besar merupakan komponen ActiveX. Untuk dapat digunakan mula-mula ebuah komponen harus diset sebagai objek. Untuk mereferensikan sebuah komponen menjadi sebuah objek.

2.3.7        Menggunakan Koleksi
Koleksi adalah suatu wadah yang menyimpan nilai-nilai yang mungkin dimiliki oleh sebuah objek. Koleksi dapat dibayangkan sebagai sebuah variabel, hanya saja variabel array tidak berdiri sendiri, tetapi selalu mengikuti sebuah objek.
            Nilai dari korelasi dapat diambil dengan akses itemnya berdasarkan nama atau indeksnya.